Showing posts with label Opini. Show all posts
Showing posts with label Opini. Show all posts

Saturday, 23 December 2017

Hukum Memperingati Hari Ibu: Ikut UAS atau Syekh Ali Jum'ah?


Hukum Memperingati atau Mengucapkan Selamat Hari Ibu. UAS Ternyata Berbeda dengan Syekh Ali Jum'ah (Mufti Mesir di masanya, sekarang sudah pensiun). Lalu Sikap Kita Bagaimana? Pilih Pendapat Siapa?
========

Monday, 19 June 2017

RS yang Menolak Pasien BPJS Kesehatan Harus Dihukum



Umatuna.com - Demi memberikan pelayanan kesehatan optimal di masa mudik Lebaran dan perayaan Idul Fitri nanti, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) diminta terus memelototi semua rumah sakit (RS) dalam melayani pasien BPJS Kesehatan. Jika ada RS yang terbukti menolak pasien BPJS Kesehatan, harus diberi sanksi tegas.

"Kemenkes harus mengeluarkan surat edaran terkait kewajiban RS melayani pasien BPJS Kesehatan secara bertanggung jawab. Kemenkes harus memberikan punishment pada RS yang menolak pasien BPJS Kesehatan,” pinta Anggota Komisi IX DPR Irma Suryani Chaniago, Jumat (16/6).

Friday, 3 February 2017

Tokoh Tionghoa: Latihan Brimob di Dekat Ponpes Habib Adalah Teror!




Latihan tempur pasukan Brimob Polda Jawa Barat yang berlangsung di Mega Mendung, di dekat Pondok Pesantren Alam dan Agrokultural Markas Syariah pimpinan Habib Muhammad Rizieq Shihab, dinilai sebagai teror terselubung.

Koordinator Muslim Tionghoa Indonesia (MusTi), H.M. Jusuf Hamka, mengatakan, suara rentetan tembakan dan dentuman senjata di lembah Gunung Pangrango itu berlangsung sejak pukul 06.00, seperti yang terjadi pagi tadi. Hal itu membuat banyak warga merasa ketakutan.

Wednesday, 1 February 2017

Inilah Kesalahan Umat Islam Ketika Dulu Memilih Jokowi



Pada saat pilpres Jokowi atau Prabowo tahun 2014 lalu, kondisi saya sangat lemah dan hanya tergolek di atas kasur. Segala sesuatu harus dibantu oleh orang lain. Saya tak ikut pemilu karena kondisi kesehatan yang seperti itu.

Saya tak mengurusi apa pun karena tak bisa melakukan apa pun. Saya juga tak banyak tahu keadaan di luar sana, perkembangan Indonesia, perkembangan dunia dan lain-lain karena tak sanggup mendengar atau menonton apa pun termasuk berita. Saat itu diri saya sangat sensitif terhadap suara. Kepala saya sakit jika mendengar sesuatu yang menurut standar saya berisik pada saat itu (padahal menurut ukuran orang normal volume sedemikian itu belum berisik).

Thursday, 19 January 2017

Mengapa Kita Harus Mencintai dan Membela Habib Rizieq Syihab?



Habib Rizieq memang bukan orang yang lepas dari kekurangan dan kesalahan. Setiap tokoh, siapa pun, bahkan setiap manusia, termasuk saya dan Anda sendiri yang sedang membaca tulisan ini, pasti mempunyai kekurangan dan kesalahan. Ini sudah kodrat setiap manusia. Karena itu janganlah membenci manusia karena dia mempunyai suatu kekurangan atau kesalahan.

Sebagian kalangan mungkin ada yang mengatakan bahwa Habib Rizieq itu mulutnya agak kasar, suka keceplosan, temperamental, dan lain-lain. Bagi saya, setiap orang boleh saja berpendapat. Itu hak setiap orang. Tapi belum tentu pula setiap pendapat itu benar. Belum tentu pula setiap pendapat itu objektif. Ada pendapat yang sifatnya subjektif dan bisa berbeda bagi orang lain. Bahkan ada pula pendapat yang keliru karena termakan berita hoax, fitnah, palsu dan lain-lain.

Thursday, 29 December 2016

Pengamat: Kalau Habib Rizieq Sampai Ditahan, Jutaan Umat Islam Pasti Marah



FPI Online, Jakarta - Kedatangan tokoh-tokoh Persatuan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) mengadukan Habib Rizieq Syihab ke Polda Metro Jaya, Senin kemarin (26/12) menimbulkan kemarahan banyak aktivis Islam. 

"Kasus Habib beda dengan kasus Ahok. Kasus Ahok ini kan sebenarnya barter dari kasus-kasus korupsi Ahok yang tidak ditindaklanjuti KPK. Umat kan tahu KPK kini kan tunduk pada presiden," kata pemerhati politik Nuim Hidayat kepada Suara Islam, Selasa (27/12/2016).

Saturday, 10 December 2016

Berhati-Hatilah Berbicara Tentang Seorang Tokoh Muslim



Berhati-hatilah dalam berbicara tentang seorang tokoh di dunia ini, apalagi tentang seorang tokoh dari kalangan kaum muslimin. Jangan ikut-ikutan membicarakannya, baik memuji atau pun mencela, terlebih lagi jika sudah sampai melaknat atau menganggapnya “kafir”, “pembantai” dan lain sebagainya kecuali Anda benar-benar merasa yakin dengan hal itu.

Sadarilah bahwa opini Anda terbentuk seringkali hanyalah dari apa-apa yang Anda baca atau Anda dengar. Sementara nilai kebenaran dari berita-berita tersebut sulit bagi Anda untuk memastikannya. 

Anda tidak tahu pasti apakah berita-berita tersebut benar atau sekedar fitnah.

Wednesday, 9 November 2016

Sang Presiden Telah Telah Memperlakukan Ulama Seperti Ayam




Kondisi akhir-akhir ini membuat saya teringat dengan penjelasan salah satu kiyai saya di masa kecil. Kiyai panutan saya itu, dahulu, menjelaskan adanya orang yang memperlakukan ulama layaknya ayam.

Ketika kami kebingungan mencerna penjelasan Pak Kiyai, beliau memberikan analogi yang sangat gamblang sehingga saya benar-benar memahami maksud Pak Kiyai dan masih ingat sampai sekarang, saat masa belajar di madrasah telah berlalu sekian puluh tahun.

Pak Kiyai pun menyampaikan pertanyaan kepada kami.

Inilah Karomah Habib Rizieq Menurut Ustad Arifin Ilham



FPI Online, Jakarta - Saat terjadi tembakan gas air mata oleh aparat kepolisian, Pembina Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) Habib Muhammad Rizieq Syihab tetap tegar berdiri di mobil komando untuk mengatur massa Aksi Bela Islam.

Saat hujanan tembakan tersebut, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) itu tetap lantang bersuara. "Umat tahan, jangan sampai menyerang. Kita ini aksi damai, sejak awal kita komitmen akan aksi damai," ujarnya saat itu, Jumat (4/11).

Ia terus mengucapkan zikir dan doa sambil menyerukan agar para laskar

Polri Gelar Perkara Terbuka, Munarman: Itu Didesain untuk Bela Ahok


FPI ONLINE, Jakarta - Panglima Aksi Bela Islam Munarman,SH angkat bicara terkait rencana Polri menggelar perkara terbuka atas kasus penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Kapolri Jenderal Tito Karnavian memutuskan akan gelar perkara ke publik kasus tersebut, sebagaimana intruksi Presiden Joko Widodo.

Kata Munarman, dalam gelar perkara terbuka kemungkinan saksi dan ahli yang diminta pendapatnya itu 70% membela Ahok, sementara 30% yang menyatakan Ahok melanggar. 

Dengan begitu, kata Munarman, polisi bekerja seperti pengacara Ahok. "Kita yang

Indonesia Terancam: 6 Ancaman Nasional Menurut Panglima TNI Gatot Di ILC 8 November 2016

Perhatikan dan Simak Baik-baik, 6 Ancaman Nasional Menurut Panglima TNI Gatot Di ILC 8 November

POS-METRO.COM - Di acara yang dipandu oleh Karni Ilyas itu, Panglima TNI berbicara tentang dampak peak oil theory (teori puncak minyak) terhadap geopolitik dunia dan Indonesia.

Menipisnya produksi minyak, kata Gatot, membawa dampak berantai, seperti perubahan gaya hidup dan model bisnis, krisis/depresi ekonomi, hingga meningkatnya kejahatan dan konflik.

“Depresi ekonomi pasti sebanding dengan meningkatanya kejahatan dan konflik. Dan bermuara pada persaingan global,” kata Gatot.

Di sisi lain, populasi dunia terus bertambah, yang di tahun 2017 akan berjumlah

Tuesday, 8 November 2016

Pesan Utama: Jangan Kobarkan Peperangan!


Seruan Untuk Berhati-hati dan Waspada
(penting, mohon di-share/bagikan)

Saudara-saudaraku seiman, sebangsa, dan setanah air, terutama para tokoh agama dan tokoh-tokoh masyarakat

Izinkan saya sebagai seorang muslim menjalankan tugas saya untuk saling mengingatkan di antara kita (tawasou bil-haq wa tawasou bis-sobr).

Berkenaan dengan kasus Ahok yang telah sama-sama kita ketahui, jutaan umat Islam telah melakukan aksi demo pada 4 Nov 2016. Demo tersebut merupakan demo ke-2 dari demo sebelumnya. Saya selama ini termasuk orang yang setuju dan mendukung aksi demo-demo tersebut sesuai dengan kemampuan saya, karena menyampaikan aspirasi dan menegakkan kebenaran adalah hak dan sekaligus kewajiban umat Islam. Sambil mendukung, saya juga berupaya

Sunday, 6 November 2016

Tokoh Masyarakat Tionghoa: "Tak Ada Ma'af, Ahok Orang Jahat, Harus Ditangkap !"





beritaviral.org - Tokoh masyarakat Tionghoa Non Muslim, Lieus Sungkharisma hadir dan memberi dukungan dalam Aksi Bela Islam, sebagai respon atas penistaan agama yang dilakukan Ahok.

Lieus, di hadapan ratusan ribu Umat Islam yang tumpah ruah ke jalan, menyatakan aksi tersebut sangat wajar dan bukan aksi rasialis.

“Hari ini adalah hari kemenangan kita, rakyat Jakarta, setelah Ahok dilindungi dari kasus Sumber Waras, dari kasus reklamasi. Hari ini Tuhan memberikan

Saturday, 5 November 2016

Ahmad Muzani: Kerusuhan Tak Akan Terjadi Jika Jokowi Temui Massa


Eramuslim.com – Ketua Fraksi Partai Gerindra DPR RI, Ahmad Muzani menyesalkan kerusuhan antara pengunjuk rasa dengan polisi di depan Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Jumat (4/11/2016) malam.

“Ini seharusnya tidak perlu terjadi jika Presiden mau menerima perwakilan massa. Mereka dari tadi pagi sampai sore sudah bagus dan tertib tapi harus

Wednesday, 19 October 2016

Filosofi Angka Nol (0)



Sama tidak nilai 09 dengan 90? kok bisa beda, padahal tersusun dari dua buah angka yang sama? 
Sama tidak 0009 dengan 9000? kok bisa beda, padahal tersusun dari empat buah angka yang sama? 
Berapa besar nilai perbedaan antara 0009 dengan 9000? jauh,. Jauh sekali bedanya. Kok bisa jauh sekali bedanya padahal tersusun dari 4 buah angka yang sama? yang satu, angka 9. Dan yang 3 lagi CUMA ANGKA NOL.

Saturday, 25 June 2016

Bagaimana Semestinya Seorang Muslim Menyikapi Ahok?




Berita yang beredar baik di media massa maupun di internet tentang figur seseorang seringkali membuat kita bingung. Setiap orang atau media seringkali membuat berita sesuai dengan kepentingannya masing-masing. Sulit sekali untuk menjamin bahwa sebuah berita yang sampai kepada kita itu adalah berita yang jujur, adil, dan apa adanya. Lebih-lebih lagi jika yang diberitakan itu adalah seorang figur atau tokoh politik seperti gubernur, bupati, walikota, dsb.
Tak terlepas pula tentang Ahok, gubernur Jakarta yang sekarang ini. Lain media, lain pula nuansa pemberitaannya. Ada yang pro dan ada yang kontra. Ada yang memuji, dan ada yang mencela.
Sebenarnya itu adalah hal yang biasa tentang figur seseorang. Tetapi saya jadi