Sunday, 29 January 2017

Komedian Kiwil Siap Ditahan Gantikan Habib Rizieq Jika Ditetapkan Tersangka



 Komedian Kiwil ikut dalam Aksi Bela Ulama di depan Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin 23 Januari 2017 (klik videonya di bawah). Dalam kesempatan itu, Kiwil mengaku siap menggantikan Habib Rizieq Syihab ditahan oleh Kepolisian, bila Habib dinyatakan tersangka dalam pemeriksaan di Polda Metro Jaya. Kiwil berharap umat Islam mau peduli dan memuliakan ulama.

"Saya yakin kalau saja ulama kita (Habib Rizieq) masuk (ditahan), semuanya siap menggantikan. Bukan saja semuanya menggantikan, saya (juga) siap menggantikan," katanya saat orasi di Mobil Komando Aksi Bela Ulama.

Kebiasaan Jelek Ahok Akhirnya Nampak Pada Debat Semalam, Apa Itu?




Opini Bangsa - Kebiasaan jelek Ahok akhirnya nampak pada Debat Pilgub II semalam. Ahok Djarot semakin menampakan karakter aslinya. Serampangan, tukang klaim, agresif, data hoax, hobi mendeskreditkan, norak dan jago bluffing.

Debat dibuka dengan gelar rapor kinerja Ahok Jarot. Merah semua. Laporan kinerja Ahok mendapat nilai CC. Audit BPK, dapet WDP. Di bawah Ahok, Jakarta berada di peringkat 16 dari 33 provinsi berdasarkan Laporan Ombudsman.

Ulama Dikriminalisasi, Kini Giliran Misteri “Sms Maut” Menyapa Kapolda Iriawan



Pilarbangsa.com – Kemarin secara mendadak Istana menjamu bekas Ketua KPK Antasari Azhar dan memanggil Kapolda Metro Jaya Irjen M. Iriawan serta mantan penyidik perkara kasus pembunuhan berencana terhadap Nasrudin Zulkarnaen.

Usai bertemu Presiden Joko Widodo, saat ditanya pers, apakah Jokowi mendukung pengungkapan kasusnya, Antasari hanya terdiam: “Sst…” kata Antasari sambil menempelkan telunjuk di mulutnya.

Membludaknya Peserta Aksi Bela Ulama (Arek-Arek Suroboyo)



Ribuan kaum Muslimin memadati area sekitar Masjid Al-Falah Kota Surabaya Jawa Timur pada Sabtu (28/1/17) untuk menghadiri Aksi Bela Ulama. Puluhan organisasi massa Islam terlibat dalam kegiatan yang diisi dengan tabligh akbar oleh para habaib dan ulama'.

 Ket Foto: Ketua GNPF MUI KH Bachtiar Nasir menyampaikan ceramah pada Aksi Bela Ulama (SG)

Turut hadir dalam acara tersebut Kiyai Haji Bachtiar Nasir selaku Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI. Beliau menyampaikan ceramah pamungkas dan berhasil mengobarkan semangat kaum Muslimin untuk membela agama dan Bangsa Indonesia dari berbagai jenis penjajahan.

Saturday, 28 January 2017

Terpengaruh Wahabi, Sekolah Kami Tidak Memperingati Maulid Nabi Lagi (Dialog)



Seseorang yang saya kenal bercerita kepada saya bahwa sekolah tempat ia mengajar dulu, sekarang tidak memperingati maulid Nabi lagi. Saya bertanya kepadanya, apa sebabnya? Ia mengatakan bahwa ada salah seorang guru di sekolah yang melarangnya. “Apa alasan larangannya?” tanya saya lagi. Ia mengatakan bahwa si guru berkata: “Ibadah itu harus mengikuti Nabi, tidak boleh dibuat-buat”.

Terjadilah perbincangan di antara kami selanjutnya. Panjang lebar. Saya menjelaskan kekeliruan dari alasan si guru tersebut. 

Thursday, 26 January 2017

Taufik Ismail: Fitnah dan Kriminalisasi Ulama Mirip Cara PKI Tahun 60-an



Jakarta (SI Online) - Sastrawan Taufik Ismail angkat bicara terkait kondisi kebangsaan yang terjadi saat ini. Menurut Taufik, situasi banyak ulama menerima fitnah dan kriminalisasi merupakan pengulangan apa yang dilakukan oleh komunis pada tahun 60-an.

“Apa yang mereka lakukan sekarang pengulangan,” ujar Taufik dalam Majelis Taqarrub Ilallah, di Masjid Baiturrahman, Jalan Dr Saharjo, Menteng Atas, Jakarta, Ahad (22/1).

Taufik menilai, ada kesamaan kondisi saat ini dengan usaha komunis ingin merebut kekuasaan. Seperti banyak pemimpin Islam yang difitnah dan berusaha memasukkan mereka ke dalam penjara.

Habib Rizieq: Membawa Massa Atau Diikuti Massa?

Kedatangan Habib Rizieq ke kantor-kantor polisi yang memanggilnya atas kasus-kasus yang dialamatkan kepadanya selalu iringi oleh ribuan massa. Para pembenci Habib Rizieq mencela fenomena itu dengan mengatakan bahwa Habib Rizieq itu pengecut, tidak berani datang sendiri, sok pamer pengikut, dan lain-lain.

Menurut hemat saya, kalau toh seandainya massa yang mengiringi Habib Rizieq itu datang atas permintaan Habib Rizieq sendiri, saya rasa itu adalah hal yang wajar-wajar saja dalam kapasitas diri beliau sebagai manusia biasa.  

Tuesday, 24 January 2017

Realita Sebenarnya Para Korban Penggusuran dan Korban Reklamasi Ahok




Mau tahu realita sebenarnya dari para korban penggusuran di DKI Jakarta? Apakah mereka senang atau justru “menangis” hingga kini? Apakah mereka menjadi makmur atau justru malah tambah hancur?

Ternyata Pembawa “Bendera” Merah-Putih Bertuliskan Arab Itu Bukan FPI



DEMOKRASI - FPI menegaskan bahwa tidak ada anggotanya yang membawa bendera merah putih bertuliskan Arab saat demo menuntut pencopotan Kapolda Jabar di Mabes Polri beberapa hari lalu.

sekretaris DPD FPI DKI Jakarta Habib Novel Bamukmin mengungkapkan dirinya menjadi saksi mata ternyata ada penyusup yang masuk ke dalam kerumunan massa aksi FPI lalu mengibarkan bendera merah putih bertuliskan Arab dan bergambar dua pedang itu.

Lirik lagu “IMAN”--Ahmad Dani (Disertai Videonya)



Hukum musik dan nyanyian adalah tergantung isi dan penggunaannya. Jika isinya benar dan penggunaannya juga benar (tidak bertentangan dengan ajaran-ajaran Allah), maka musik dan nyanyian itu boleh-boleh saja, bahkan bisa berpahala jika justru mengandung hal-hal yang disukai oleh Allah dan digunakan pula untuk mendukung hal-hal yang dianjurkan oleh Allah [1].

Ahmad Dani yang dikenal luas sebagai salah seorang musisi papan atas tanah air, baru-baru ini telah membuat sebuah lagu yang menurut saya cukup keren. Isinya sesuai dengan syariat Islam dan iramanya pun enak didengar.

Monday, 23 January 2017

Pesan Tokoh NU: Ber-adab Baik Kepada Habib Rizieq Itu Wajib


KH. Zuhrul Anam--Tokoh NU

 Kiai Idrus Ramli menulis status berikut ini di akun facebook-nya:

HABIB RIZIQ SYIHAB hafizhahullaah

Anshor menghina Habib Rizieq Syihab, Begini Tanggapan KH Zuhrul Anam Tokoh NU menantu Hadratus Syeikh KH Maimun Zubair.

ليس من خلق النهضيين . ذكر الذرية مجردين عن اي لقب تشريف .
.سوأ ادب وجرأة ووقاحة.
 اخاف انه من الايذاء لمن قد يكون من اولياء الله.
والله رايت وسمعت وبكيت,
 هل الى هذاالحد فساد الخلق الي قد سرى في جسد النهضة؟
هذا واجبهم تواضع منهم وواجبنا احترامهم ,
وكلام هذا الانصاري وليس بانصاري قط في معرض الاهانة والايذاء
 . انه من دلائل خمود الايمان وعدم رعاية جانب جده
ومن حقه ان يخالف اي حبيب في رأي ما، لكن حسن الاداب واجب واجتناب ما يؤذي النبي من اوجب الواجبات.

Kelakuan seperti ini bukanlah ciri khas atau Akhlak orang-orang NU. menyebut anak cucu Baginda Nabi tanpa menyebutkan julukan Mulianya. Ini su'ul adab namanya, lancang dan tak tau diri. 

Sunday, 22 January 2017

Mengapa Islam Melarang Memilih Pemimpin Kafir?



Untuk menjawab pertanyaan di atas, coba bayangkan terlebih dulu seandainya Anda adalah seorang pemilik sebuah perusahaan. Karena sesuatu hal, Anda ingin ada seseorang yang menggantikan atau mewakili Anda dalam mengelola dan memimpin perusahaan tersebut. Anda cari-cari orang yang layak dan berkualitas untuk hal itu.

Pada akhirnya, Anda menemukan dua orang yang lumayan bagus. Katakanlah si A dan si B. Anda harus memilih salah satunya. Si A ternilai cerdas, berpengalaman, berdisiplin tinggi, dan lain-lain. Dari segi kualitas, pokoknya si A ini tidak kalah oke dengan si B. Bahkan menurut sebagian orang, si A lebih berkualitas daripada si B.

Tapi sayangnya, si A ini tidak percaya dan tidak mengakui bahwa Anda adalah pemilik perusahaan tersebut. Si A malah mengklaim atau menyatakan bahwa pemilik perusahaan ini sebenarnya adalah si anu (orang selain Anda). Kira-kira, jika itu yang terjadi, maka akan maukah Anda mengangkat si A untuk menjadi pemimpin di perusahaan Anda itu? Akan Anda izinkankah para karyawan Anda untuk mengangkat si A menjadi pemimpin di perusahaan Anda itu? Jawabannya tentu tidak. Anda pasti tidak akan mau dan tidak akan memperbolehkan si A untuk menjadi pemimpin di perusahaan yang Anda miliki itu.