Saturday, 5 November 2016

Ribuan Santri Bawa Sapu, Plastik dan Sekop Bersihkan Sampah



Santri Pondok Pesantren Darut Tauhid pada Aksi Demo Damai 4 Nov 2016

VIVA.co.id – Aksi unjuk rasa di kawasan Istana Negara sudah dipenuhi massa. Namun, dalam orasi pengunjuk rasa tampak ratusan perempuan berhijab berbaris rapi, tiba-tiba mereka menunduk dengan serempak. Di tangannya ada sapu dan sekop sampah. Dengan sekali aba-aba, mereka membersihkan sekitarnya.

Perempuan dengan hijab lebar dan ada yang memakai burqa, bahu membahu membersihkan sisa sampah. Mereka dengan sigap bekerja, hanya butuh waktu kurang dari 5 menit, daerah 100 meter persegi bersih. Hanya menyisakan pasir.
"Kami semua berasal dari Daarut Tauhid, Bandung, jumlahnya 1.200 orang," ujar Zakaria (45), Koordinator Lapangan (Korlap) aksi bersih-bersih ini, Jumat 4 November 2016. 

Tidak hanya para santri, pemimpin Daarut Tauhit, Abdullah Gymnastiar alias Aa Gym juga turun tangan dalam aksi demo hari ini.

Zakaria menyebut, para santri ini dinamakan Tim BRTT (Tim Bersih, Rapi, Tertib dan Teratur. Tim ini juga membawa spanduk dan poster dengan tulisan "Islam itu indah", "Islam itu bersih", "Islam santun dan tegas", "Islam itu damai" tulis poster yang dibawa para santriwati dan santriwan itu.

"Kami ingin menampilkan syiar yang berbeda, kita berdemonstrasi dengan cara yang santun, tegas, damai, tertib dan bersih," kata Zakaria.

Tapi sayangnya, tim ini tak bertugas hingga malam. Mereka akan mengakhiri aksinya pada pukul 17.00 WIB nanti. Pasalnya, para santri ini harus kembali ke pondok pesantrennya di Bandung.

"Ini semua dari Bandung, kita cuma sampai jam 5 sore, aksinya mulai sejak ba'da Zuhur tadi," ucap Zakari sambil berlalu dengan 1.200 santriwan dan santriwati yang berbaris rapi dan satu komando itu.

Diambil dari:

Beredar Foto Pejuang Suriah Tuntut Ahok, Fadli Zon Khawatir Seluruh Dunia Turun


-Foto para pasukan Mujahidin Jaisy Al Fath yang beredar di dunia maya. Mereka menuntut Ahok segera ditangkap.


JawaPos.com - Wakil Ketua DPR Fadli Zon berharap agar kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tidak memantik perhatian internasional. Karena itu, diperlukan proses hukum yang cepat dan seadil-adilnya. 

Aa Gym Sesalkan Jokowi Tak Temui Rakyatnya Pada Demo 4 Nov 2016



Aa Gym: Sayang Sekali Jokowi tak Temui Rakyatnya yang Terluka Hati

Pimpinan Pondok Pesantren Daarut Tauhiid Aa Gym menyayangkan sikap Presiden Jokowi yang tak menjumpai rakyatnya yang hatinya terluka karena kitab sucinya dilecehkan sehingga melakukan aksi damai pada Jum’at (4/11/2016) kemarin.

“Umat yang datang luar biasa banyaknya, sayang sekali, jokowi sama sekali tak mau menemui rakyatnya yang terluka hati,” ujar Aa Gym melalui akun twitternya.

Syeikh Ali Jaber Jadi Korban Kericuhan 14 Nov 2016



pos-metro.com - Tak hanya Ustad Arifin Ilham yang menjadi korban tembakan gas air mata oleh pihak Kepolisian ketika membubarkan massa aksi bela Islam di Istana Negara, Jumat (4/11).

Syekh Ali Jaber juga dikabarkan menjadi korban atas kericuhan yang terjadi ketika Kepolisian membubarkan massa aksi bela Islam di Istana.

Sejumlah ulama juga menjadi korban. Dikabarkan sekitar 50 orang lebih menjadi

Jumpai Habib Rizieq, Zeng Wei Jian: Saya Mendukung FPI!




(Zeng Wei Jian saat menemui Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab)


[portalpiyungan.com] Aktivis Tionghoa, Zeng Wei Jian menyebut bahwa Imam Besar FPI, Habib Rizieq Syihab bukanlah orang yang anti dan benci terhadap golongan minoritas seperti diberitakan di beberapa media. Hal tersebut dibuktikannya dengan berkunjung ke rumah Habib Rizieq di Petamburan, Jakarta Senin 31 Oktober 2016.

Mahasiswa Di Pakistan Juga Tuntut Proses Hukum Ahok



POS-METRO.COM - Tuntutan proses hukum terhadap Gubernur DKI Jakarta non aktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) atas tuduhan penistaan agama tidak hanya digelar di Tanah Air. Mahasiswa Indonesia yang tengah menggali ilmu di International Islamic University Islamabad juga menyuarakan tuntutan yang sama.

Pada 4 November kemarin, ratusan mahasiswa Indonesia turun ke jalan menggelar aksi damai di lingkungan kampus. Tujuannya menyampaikan

Ahmad Muzani: Kerusuhan Tak Akan Terjadi Jika Jokowi Temui Massa


Eramuslim.com – Ketua Fraksi Partai Gerindra DPR RI, Ahmad Muzani menyesalkan kerusuhan antara pengunjuk rasa dengan polisi di depan Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Jumat (4/11/2016) malam.

“Ini seharusnya tidak perlu terjadi jika Presiden mau menerima perwakilan massa. Mereka dari tadi pagi sampai sore sudah bagus dan tertib tapi harus

Ustad Arifin Ilham Terluka Pada Aksi 4 Nov 2016?

Sehubungan dengan pertanyaan itu ada beberapa berita dari beberapa sumber berikut ini yang bisa Anda simak: 

Polisi Tembaki Rombongan Ulama dengan Petasan, Ustad Arifin Ilham Terluka

Pos-Metro.com - Aksi bela Islam jutaan umat Islam di depan Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat diwarnai penembakan petasan terhadap rombongan ulama yang dilakukan oleh aparat Kepolisian.

Padahal saat kejadian para alim ulama tengah menyanjungkan Shalawat untuk memotivasi massa bela Islam, yang menuntut dan mendesak Kepolisian untuk segera menangkap Basuki Tjahja Purnama alias Ahok atas dugaan penistaan Al-Quran surat Al-Maidah 51.

Pantauan Aktual.com di lapangan sekitar pukul 18.45 WIB, Polisi sengaja

BMKG Jelaskan Ada Perubahan Cuaca Mendadak Saat Aksi 4 Nov 2016



ilustrasi
Jakarta – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sebelumnya, menprediksi bahwa hari Jumat (4/11), antara siang menjelang sore muncul potensi hujan di wilayah Jabodetabek dan sekitarnya.

Pantauan Radar Cuaca BMKG menunjukkan daerah pertumbuhan awan hujan yang terkonsentrasi di wilayah Selatan dan Barat Daya Jakarta.

Dalam siaran pers tertulisnya BMKG, pada Jumat (4/11), menprediksi akan terjadi hujan lebat di beberapa tempat sekitar Jakarta Selatan, Tangerang Selatan, Depok dan Bogor.

Menariknya, Kepala Bidang Layanan Informasi Cuaca BMKG Ana Oktavia, menyatakan ada perubahan kondisi angin yang mengakibatkan munculnya penyebaran arah dan kecepatan angin atau divergensi tepat di wilayah Jakarta saat #AksiBelaQuran.

Pihak Jokowi Kerahkan 12 Dukun Datangkan Hujan, Ki Gendeng: 4 November Acara Ulama, Dukun Sakti Pun Tak Mempan



POS-METRO.COM - Ada-ada saja. Untuk “melumpuhkan” aksi umat Islam 4 November 2016, pihak Joko Widodo telah menyiapkan 12 dukun kepercayaan untuk “mendatangkan” hujan saat demonstrasi digelar.

Informasi ala supranatural itu diungkapkan praktisi metafisika Ki Gendeng Pamungkas kepada intelijen (01/11). “Ada 12 dukun yang diminta pihak Jokowi untuk mendatangkan hujan dan menjaga kekuasaannya saat demo besar 4 November 2016,” ungkap Ki Gendeng.

Menurut Ki Gendeng, saat ini 12 dukun kepercayaan itu sudah melakukan

Perhatikan ! Taman Depan Istana Rusak Oleh Anggota Polisi, Peserta Demo Justru Hindari Injak Rumput



Ilustrasi  Jakarta – Jika sebelumnya para pendemo dijadikan sasaran oleh para pendukung Ahok, bahwa pendemo yang menuntut keadilan hukum terhadap penista Al Quran oleh Ahok, hanyalah merusak taman dan rumput yang sudah dibuat oleh pemprov, kali ini semua peserta demo benar-benar tertib dan menjaga.

Bahkan bukan hanya menjaga namun juga mencari bukti jika nantinya diketemukan adanya taman rusak kesalahan tidak ditimpakan kepada mereka.

Salah satunya adalah akun milik Rizqi Tajudin yang sempat mengambil gambar yang memperlihatkan

FPI Justru Jadi Pagar Betis Bentengi Polisi


Massa beratribut HMI masih bertahan di Jalan Majapahit depan Istana Negara, Jakarta Pusat. Massa beratribut HMI itu meminta kepada petugas kepolisian yang berjaga-jaga untuk boleh melewati perempatan Jalan Majapahit ke arah Medan Merdeka Barat.

Polisi membentuk pagar betis menutup akses massa HMI menuju Jalan Medan Merdeka Barat. Yang mengejutkan, di depan barisan polisi bertameng itu, ada massa FPI yang berdiri membentuk pagar betis. Massa FPI bergandengan tangan, seolah menjadi tameng bagi polisi. Massa beratribut HMI lalu melakukan